Selasa, 18 Agustus 2009

Don't Know What To Do (Session 2)

Kucari engkau, wahai nikmat Tuhan
Sambil kunikmati nikmat-nikmat Tuhan yang kulupakan

Kuseberangi laut
Karena kicauan camar meneriakkan engkau ada di seberang sana
Kugali tanah
Karena cacing-cacing berbisik engkau ada di dalamnya
Kusambangi langit
Karena awan menandakan engkau ada di atas sana

Lalu aku marah pada Tuhan
Karena Dia tidak mengatakan engkau ada di mana
Aku caci maki Dia
Karena ku tahu Dia yang menyembunyikanmu
Lalu aku menangis
Saat ku tahu kekuatanku tak dapat mengalahkan-Nya
Aku lelah
Aku lemas
Aku pasrah

Ku nanti engkau, wahai nikmat Tuhan
Sambil kunikmati nikmat-nikmat Tuhan yang tidak aku sadari

Ketengadahkan wajahku ke langit
Kunikmati engkau yang sedang menari-nari
Kunikmati engkau yang sedang tertawa
Kunikmati engkau yang sedang menangis

Kunanti engkau, wahai nikmat Tuhan
Sambil kunikmati nikmat-nikmat Tuhan yang sedang kuhitung

Senin, 10 Agustus 2009

Saya ingin bercerita tentang kisah dua anak manusia. Kisah ini mungkin sangat klasik, tapi tak bosan untuk diceritakan dan didengar.


pemeran utama dari kisah ini adalah

Sabtu, 08 Agustus 2009

After All These Years

"Rasanya baru kemarin kita bertemu."
"Waktu itu aku masih kecil ya?"

"Rasanya baru kemarin kita merasa asing."
"Ah...itu karena kita sama-sama acuh."

"Rasanya baru kemarin kita mengikat janji..."
"Hihi...cincin ini sudah sesak di jari manisku sekarang..."

"Rasanya ingin waktu ini berhenti berjalan..."
"Biarkan waktu terus berjalan. Itu SUNATULLAH"

"Waktu terus bergulir tanpa kita sadari..."
"Sampai sudah kutemukan rambut putih di kepalaku..."

"Kita telah lalui hidup ini bersama, dalam suka dan duka. Ada saat kita sedih, ada saat kita bahagia..."
"Duka itu kita ratapi bersama...bahagia itu kita tangisi berdua..."

"Mungkin aku belum pernah menjadi seperti yang kamu mau..."
"Orang lainpun belum tentu seperti yang ku mau."

"Mungkin aku belum cukup memberimu kebahagiaan."
"Aku bahagia..."

"Mungkin aku masih sering mengecewakanmu..."
"Apalagi aku..."

"Kau adalah hidupku.."
"Kamu detak jantungku..."

"Kau adalah tempat aku selalu ingin pulang jika aku pergi..."
"Aku menunggumu...selalu."

"Kau membuatku nyaman..."
"Aku damai di sisi mu..."

"Aku sudah merasa rindu jika aku selangkah pergi darimu..."
"Kalau begitu kau jangan pergi dariku..."

"Tak dapat kubayangkan hidup tanpa dirimu..."
"Aku sepi tanpamu..."

"Tak dapat kubayangkan menjalani hari-hari tanpamu di sisiku
"Aku pincang tanpamu..."

"Kadang aku masih dibutakan oleh emosiku, yang tanpa sadar aku telah menyakitimu..."
"Jangan sakiti aku, karena kau harus selalu melindungiku.."

"Maafkan aku yang telah sering mengecewakanmu..."
"Hey...kau bukan dewa...kau manusia biasa....tapi aku menerimamu apa adanya..."

"Maafkan aku yang masih membuatmu menangis..."
"Ah...itu karena aku yang terlalu sensitif dan cengeng."

"Maafkan aku yang belum dapat membahagiakanmu..."
"Aku bahagia..aku bahagia..."

"Setelah sepuluh tahun ini, apakah kau masih sudi menemaniku?"
"Akan kutemani dirimu, kekasih hatiku..."

Rabu, 05 Agustus 2009

Don't know what to do...

Andai aku punya sayap
Aku ingin terbang kemana kusuka

Hari ini...
Ingin rasanya ku kepakkan sayapku
Ingin ku kejar dirimu
Walaupun ku tak tahu keberadaanmu

Lelah aku mencarimu
Buana serasa menyembunyikanmu
Nirwana serasa menahanmu
Dan mega mendung menyelimutimu

Derai air mata layaknya aliran sungai
Menyertai lantunan nada yang merayu
Satu keyakinan dalam hatiku
Kau telah menungguku