Sambil kunikmati nikmat-nikmat Tuhan yang kulupakan
Kuseberangi laut
Karena kicauan camar meneriakkan engkau ada di seberang sana
Kugali tanah
Karena cacing-cacing berbisik engkau ada di dalamnya
Kusambangi langit
Karena awan menandakan engkau ada di atas sana
Lalu aku marah pada Tuhan
Karena Dia tidak mengatakan engkau ada di mana
Aku caci maki Dia
Karena ku tahu Dia yang menyembunyikanmu
Lalu aku menangis
Saat ku tahu kekuatanku tak dapat mengalahkan-Nya
Aku lelah
Aku lemas
Aku pasrah
Ku nanti engkau, wahai nikmat Tuhan
Sambil kunikmati nikmat-nikmat Tuhan yang tidak aku sadari
Ketengadahkan wajahku ke langit
Kunikmati engkau yang sedang menari-nari
Kunikmati engkau yang sedang tertawaKunikmati engkau yang sedang menangis
Kunanti engkau, wahai nikmat Tuhan
Sambil kunikmati nikmat-nikmat Tuhan yang sedang kuhitung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar